Pompa Menyusui Medela Swing Tidak Membuat Puting Lecet

Pompa ASI yang nyaman bagi ibu pekerja akan mempengaruhi hasil ASIP yang diproduksi.

Enam tahun lalu saat hendak melahirkan anak pertama, saya sama sekali tidak mengerti akan pentingnya ASI, apalagi tentang teknik memompa ASI saat di kantor. Yang difokuskan saat itu hanya kesehatan bayi dan persiapan segala pernak-pernik keperluan bayi. Bahkan saya sudah menyiapkan botol-botol susu dan dummy karena melihat daftar belanja perlengkapan bayi yang ditawarkan di toko-toko bayi itu bikin ngiler karena bentuk dan warna-warninya yang lucu. Malah sempat juga mencari informasi mengenai susu formula yang tepat untuk bayi baru lahir.

Pompa ASI yang nyaman bagi ibu pekerjaBaru beberapa hari menjelang melahirkan saya mengenal akan pentingnya ASI setelah membaca sebuah artikel. Dan 1 bulan menjelang masuk kerja, barulah saya terpikir untuk mencari pompa asi yang nyaman bagi ibu pekerja supaya bisa menabung ASIP di freezer setelah kembali bekerja.

Di saat anak pertama dulu saya menggunakan Medela Elektrik. Enam tahun lalu harganya masih Rp750 ribu. Waktu itu saja harganya menurut saya mahal banget. Tapi sayang, pompa ini sering membuat puting saya lecet sampai berdarah selama 2 tahun pemakaian. Kebayang kan kalau puting lecet terus dipompa? Amsyong rasanya…Tapi saya tetap bertahan menggunakan produk tersebut karena sayang kalau tidak dipakai, apalagi kalau ingat harganya :-). Kalau sudah lecet dan tetap harus dipompa, yang saya lakukan adalah menekan kencang payudara saat dipompa untuk mengurangi rasa sakit sambil sedikit meringis. Setelah itu saya olesi minyak kelapa dari Medan, minyak alami yang banyak khasiatnya.

Nah, saat melahirkan anak ke-2, saya mulai browsing lagi pompa asi yang nyaman bagi ibu pekerja, alias tidak membuat puting sakit seperti pengalaman sebelumnya. Cari dan tanya ke sana ke mari, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan Medela Swing. Saya tertarik dengan Medela Swing karena di referensi yang saya baca ada 2 fase menyusui dengan mesin ini, yaitu fase pijat dan fase memeras. Pentingnya lagi, referensi tersebut bilang tidak membuat puting lecet. Jujur, rasa lecet itu membuat saya trauma memompa asi. Sebelum memutuskan membeli, saya sempat juga mencobanya langsung di service center-nya di daerah Kelapa Gading untuk lebih memastikan khasiat tadi. Pertama coba, semua informasi yang saya baca tadi benar. Dengan harga Rp1, 75 juta di tahun 2015, hasilnya worth it!

Fase pijatan Medela Swing ini benar-benar membantu dan membuat relaks di saat asi sedang penuh. Jadi tidak langsung ditarik saat bengkak 🙂 Sudah pakai 16 bulan hingga sekarang, puting saya tidak pernah lecet. Menariknya lagi, pompa jenis ini tidak berisik seperti Medela Elektrik. Kadang-kadang memang harus di-service karena cairan masuk ke dalam mesin. Saat diperbaiki di service center selama seminggu, kita akan diberi pinjaman mesin pompa ASI jenis yang sama setelah membayar deposit sebesar Rp2,5 juta. Deposit ya, karena akan dikembalikan setelah pompa ASI milik kita diambil.

Selain pompa ASI, masih ada perlengkapan lain untuk mendukung kelancaran ASI kita. Yuk, semangat ASI!

Related posts:

One thought on “Pompa Menyusui Medela Swing Tidak Membuat Puting Lecet

  1. iiIh lumayan mahal yaa 1,7 juta, bisa buat beli tiket jalan2 nich hahaha #laluDigampar
    Punya bayi ternyata mahal yaaa tapi rejeki ngak bakal surut karena selalu ada rejaki buat anak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *